Minggu, 16 Maret 2014

Kumpulan Ajian Ajian Ku


Ajian Mantera penghancur Setan



Pernahkah terpikir oleh anda kalau harus bertarung dengan mahluk halus sejenis hantu, setan, iblis, gendruwo, jin atau apapun jenisnya. Sebagai orang awam tentu saja tidak, jangankan untuk bertarung, bertemu saja sudah terbayang kengeriannya, meski saya yakin kengerian itu cuma tercipta dari angan2 yang sering dicekoki oleh gambar2 seram, atau gambar dari film horor.

Yang jadi masalah jika anda dalam keadaan terdesak, sehingga mau tidak mau harus melawan, atau memilih pasrah begitu saja jadi permainan mahluk tersebut. Semua terserah pilihan anda, tapi yang jelas disini akan saya jelaskan bagaimana caranya untuk bertarung melawan hantu.

Jelas dalam bertarung kita memerlukan senjata atau alat yang mampu menyentuh dimensi dimana mahluk tersebut tinggal. Dan pertarungan yang dimaksud disini bukan dalam bentuk fisik macam bak buk bak buk, berantem macam karate, kungfu atau silat; tetapi pertarungan dalam dunia roh, dunia spiritual.

Seperti biasa sebagai bekal, perkuat dulu roh anda dengan:
Patigeni selama 3 hari 3 malam
Mulai hari Selasa Kliwon.

Kemudian magic spell yang dibaca:

Bismillahirokhmanirokhim Kulhugeni
Bismillahirokhmanirokhim Kulhu Alloh hu akad
kun payakun, masa'allahu fadiru abada abada

Khasiat mantera ini apabila dibaca:

* Satu kali Mahluk halus akan patah bahu kanannya
* Dua kali akan patah bahu kirinya
* Tiga kali akan patah lehernya
* Empat kali akan hancur badannya

Jadi cukup baca satu kali, apabila belum juga menyerah, baca dua kali begitu selanjutnya.



Mantra Sakti Ajian Gelap Ngampar

Masih dalam perbincangan tentang ilmu kadigjayan atau ilmu kesaktian, kali ini kita belajar mengamalkan satu ajian yang sangat terkenal yaitu Ajian Gelap Ngampar, petake baginda Ngali. Ajian ini cukup tersohor dikalangan masyarakat sejak jaman kerajaan dahulu, bahkan sampai dengan saat ini.

Ajian ini digunakan untuk menjadi pompa bagi kekuatan yang bersumber dari dalam roh, spiritual yang kemudian akan meledakkan satu kekuatan dahsyat pada tubuh jasmani. Apabila seseorang berhasil melakukan amalan aji gelap ngampar ini, maka ketika dalam peperangan atau pertempuran maka akan terlihat satu sinar cahaya pelindung yang akan menjadi perisai yang tidak akan dapat ditembus oleh kekuatan manusiawi dari dunia biasa, meskipun senjata yang menyerang itu berupa pedang, bambu, peluru, bahkan bom sekalipun.

Tidak hanya itu saja, sinar yang membentengi tersebut juga dapat dilemparkan kearah sasaran. Dan jika hal itu dilakukan maka dampaknya akan menyerupai satu ledakan dahsyat, semakin fokus dan kuat roh spiritual kita, semakin besar dampak kerusakan yang dihasilkan. Akan tetapi kelemahannya ketika melakukan lemparan sinar tersebut, maka tubuh kita akan tidak terlindungi sampai beberapa saat.

Sepertinya hal itu tidak masuk akal, bagaimana manusia bisa bertahan dari bom?, Bagaimana hal ini bisa terjadi?. Mengenai hal ini akan kita bahas di lain waktu

Akan tetapi Untuk sedikit memperjelas mengenai hal tersebut berdasar logika, secara garis besar bisa digambarkan, bahwa yang berada dalam peperangan tersebut bukanlah diri, tubuh atau jasmani kita, akan tetapi roh dari dimensi spiritual yang menyeruak keluar. Karena dari dimensi roh maka mustahil bisa terkena efek serangan dari dimensi dunia nyata.

Setelah anda merasa yakin akan memperdalam ilmu ini, maka ritual yang harus dilakukan untuk memperkuat roh kita adalah:

Puasa 40 hari dan selama itu hanya boleh makan satu kali setiap jam 12 malam.
Nglowong selama 7 hari 7 malam
Mulai ritual hari Sabtu Kliwon.

Kemudian ketika, akan atau tengah berada dalam peperangan maka aji gelap ngampar ini dirapal atau dibaca, dengan keyakinan, fokus serta konsentrasi.


Ajian Gelap Ngampar:
Ingsun amatak ajiku si gelapngampar
gebyar gebyar ono ing dadaku
ulo lanang guluku, macan galak ono raiku
suryo kembar ono netraku
durgo dek lak ono pupuku
gelap ngampar ono pangucapku
gelap sewu ono suwaraku
ah.. aku si gelap sewu


Dalam bahasa Indonesia
Aku merapal ajiku si gelap ngampar
berkibar kibar dalam dadaku
ular jantan leherku, harimau galak ada di wajahku
surya kembar dalam mataku
durga dek akan berada dipahaku
gelapngampar berada dalam perkataanku
gelap sewu (seribu) ada dalam suaraku
ah... aku si gelapsewu


Aji kebal senjata - Lembu Sekilan



Dalam dunia magic, sihir, atau kesaktian telah dikenal bermacam macam ajian, baik untuk ekstern seperti aji mantera pengasihan untuk membuat orang lain tertarik, maupun untuk intern seperti ajian untuk kesaktian, kekebalan maupun untuk menebar pesona.

Salah satu aji kekebalan yang termasuk kondang, terkenal selain ajian wewe putih, ajian gelap ngampar atau lainnya adalah Aji Lembu Sekilan atau lembu sakilan. Ajian lembu sakilan artinya Lembu/Sapi sekilan, atau secara bebas maksudnya adalah menjaga senjata musuh dengan jarak sekilan (ukuran sepanjang ibu jari dan kelingking jika dilebarkan) dari kulit tubuh.

Akan tetapi senjata yang mampu ditolak biasanya adalah senjata yang mengandung unsur logam, baik itu berupa pisau, pedang, tombak bahkan peluru. Jadi ajian ini tidak berfungsi jika senjata musuh terbuat dari kayu, karet, atau apapun yang tidak mengandung unsur logam.

Ada dua versi aji lembu sekilan yang dikenal dilihat dari tata cara, ritual pelaksanaannya. Kali ini kita bahas yang pertama. Untuk versi ini ritual yang harus dilakukan:

Ngrowot yaitu hanya boleh makan makanan yang mengandung unsur dedaunan atau sayuran, jika dimasak boleh ditanak (di kulup) dengan hanya memakai garam sebagai bumbu. Minumnya air kendi (air yang dimasukkan kedalam tempat yang terbuat dari keramik, atau tanah). Hal ini dilakukan selama 40 hari, setelah itu dilanjutkan dengan Ritual Nglowong selama 3 hari 3 malam. Mulai hari Kamis Wage.
Setelah itu maka tinggal merapal (baca) manteranya ketika akan atau sedang menghadapi pertarungan ataupun bahaya.

Ajian ini memiliki pantangan yaitu tidak boleh menirukan bunyi sapi dan/atau makan daging sapi.

Inilah Aji Lembu Sekilan:

Ingsun amatak ajiku si Lembusakilan
rasulku lungguh, brahim nginep babahan
kep-karekep barukut
kinemulan wesi kuning wesi mekangkang
sacengkang sakilan sadempu
sakehing braja tan ana nedhasi
bedil prepet mriyem buntu
tan tumomo kersaning Allah

Dalam Bahasa Indonesia:
Aku merapal mantraku si lembu sakilan
rasulku duduk, brahim bermalam tentram
tertutup rapat
berselimut besi kuning besi mengangkang
sejarak sekilan sadempu
semua besi tak akan mempan
pistol, senapan bisu, meriam buntu
taidak ada yang menandingi kemauan Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar